Puisi  

Kado Rihlah HMI

Selamat ulang tahun, HMI. Makin tua kau makin jaya; Makin banyak yang mencinta; Makin banyak yang berdusta.
"Kado Rihlah HMI" | Ilustrasi ©Lapmi_TNG

Ulang Tahun HMI

Selamat ulang tahun, HMI.
Makin tua kau makin jaya;
Makin banyak yang mencinta;
Makin banyak yang berdusta.

Maaf, jika aku tidak bisa memberi hadiah
selain menjaga dan merawatmu
yang kadang dianggap penghambat.
Katanya, kau tetap suci walau dibenci

Aku tahu! Aku juga tahu, kau tak butuh diriku
yang dianggap sok tahu tentang dirimu.
Tapi, aku mencintaimu
dan aku tahu kau lebih mencintaiku.

Selamat ulang tahun, Himpunanku.
Anggap saja aku gadis manismu
atau dirimu yang nelangsa sebab dimangsa.
Panjang umur, ideal selalu!

 

Kado

Aku tak punya apa-apa.
Mungkin sekedar kado masa kecil.
Aku bingkiskan sabun mandi.
Aku kemas sedemikian cantik dengan sampul kado.

Sabun mandi itu untuk membersihkan dirimu
dari kotoran atau kuman-kuman yang menempel.
Setelah itu, kau akan segar dan wangi.
Tapi, kasian kuman-kuman itu. Biar saja!

Selain itu, aku tak sanggup.
Hanya, menjaga dan merawatmu.
Mendownload twibbon pun aku tak mampu,
bahkan sekedar memiliki atribut.

Jika mereka bertanya soal itu.
Aku iris sedikit kulitku
biar mereka lihat darahku
yang persis warnamu (hijau-hitam).

Aku hanya mampu menjaga dan merawatmu
mempertahankan keidealanmu
dari segala kepentingan pribadiku.
Kado itu, cukup untukmu, kan!

 

75 Tahun

Tahun ini, Usiamu 75
untuk ukuran manusia, kau sudah sepuh.
Aku penasaran dengan nasibmu!
Tapi, biarkan itu menjadi misteri.

Jika itu usiaku
Aku tetap dirimu
Menjalankan apa yang kau tanam
atau mungkin sudah menghasilkan buah yang segar!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *